Pendidikan Undergraduate (College)

Rabu, 07 Juli 2010

Bidang studi

Mahasiswa di AS biasanya mempelajari bermacam-macam bidang studi di college. Mereka tidak mengkhususkan diri pada satu bidang studi tertentu sampai mereka menempuh pendidikan graduate.
Dua tahun pertama di college disebut tahun "freshman" dan "sophomore". Mahasiswa tahun pertama disebut "freshmen" dan mereka menjadi "sophomores" di tahun kedua. Beberapa sekolah mengharuskan mahasiswa tahun pertama dan keduanya untuk mengambil mata kuliah dari beberapa bidang: literatur, sain, pengetahuan sosial, seni, sejarah, dan sebagainya. Freshmen dan sophomores ini disebut "underclassmen."
"Junior" dan "senior," atau tahun ketiga dan keempat, adalah "upper classes." Mahasiswa tahun ketiga dan keempat ini disebut "junior" dan "senior"-"upperclassmen." Ketika mahasiswa memasuki tahun ketiga (junior year), mereka harus memilih program studi utama (major field of study). Mereka diwajibkan mengambil sejumlah mata kuliah di bidang/departemen ini. Di beberapa sekolah, mahasiswa juga mengambil "minor field." Biasanya ada juga kesempatan untuk mengambil mata kuliah-mata kuliah pilihan di bidang lain.
Setiap mahasiswa akan mendapat seorang pembimbing (faculty advisor) yang mengajar mata kuliah bidang tersebut. Pembimbing ini membantu mahasiswa dalam memilih dan merencanakan program studinya.
Mahasiswa asing juga akan didampingi oleh "International Student Advisor." Mereka membantu mahasiswa asing menyesuaikan diri dengan kehidupan di AS, membantu mengurus visa dan masalah-masalah administratif lain, serta mengorganisasikan kegiatan-kegiatan untuk mahasiswa asing.

Proses belajar mengajar

Perkuliahan dilakukan mulai dari kelas besar dengan ratusan mahasiswa sampai ke kelas kecil dan "seminar" (kelas diskusi) dengan hanya sedikit mahasiswa. Mahasiswa yang mendaftar untuk suatu mata kuliah seringkali dibagi dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil atau "sections." Masing-masing kelompok mengadakan pertemuan secara terpisah untuk mendiskusikan topik mata kuliah yang bersangkutan atau materi-materi lain.
Dosen biasanya memberikan bahan bacaan dari textbook atau sumber lain setiap minggu. Mereka juga meminta beberapa laporan tertulis setiap semester (term). Kita diharapkan untuk menguasai bahan bacaan tersebut agar dapat mengikuti diskusi dan memahami perkuliahan. Mahasiswa sains juga diharuskan melewatkan waktunya di laboratorium.

Tahun akademik

Kalender akademis biasanya dimulai bulan Agustus atau September dan berlangsung hingga bulan Mei atau Juni. Mahasiswa asing sebaiknya masuk ke universitas di AS pada musim gugur. Sebagian besar mahasiswa baru mulai masuk pada saat tersebut, jadi mereka dapat melakukan penyesuaian bersama-sama. Selain itu, banyak mata kuliah yang harus diambil secara berurutan mulai musim gugur dan berlanjut sepanjang tahun.
Tahun akademik di banyak sekolah terdiri dari dua "term" (semester). Beberapa menggunakan "three-term calendar" yang dikenal sebagai sistem "trisemester." Yang lainnya lagi membagi tahun akademik menjadi empat kwartal, termasuk kuliah musim panas yang sifatnya tidak wajib.

Kredit

Setiap mata kuliah diberi bobot kredit. Angka kredit ini kurang lebih sama dengan jumlah jam yang digunakan oleh mahasiswa untuk mengikuti mata kuliah tertentu setiap minggunya. Tiap mata kuliah umumnya memiliki bobot 3-5 kredit.
Total kredit yang harus diambil di sebagian besar sekolah adalah 12 atau 15 kredit (empat atau lima mata kuliah per semester). Mahasiswa asing diharapkan mengambil semua mata kuliah setiap semesternya.

Transfer

Jika seorang mahasiswa pindah ke universitas lain sebelum menyelesaikan pendidikannya, biasanya sebagian besar kredit yang didapat di sekolah sebelumnya dapat digunakan untuk meneruskan pendidikannya di universitas yang baru. Ini berarti seorang mahasiswa dapat pindah dan melakukan transfer kredit ke universitas lain dan masih mungkin lulus dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Penilaian

Dosen memberikan nilai kepada mahasiswa untuk setiap mata kuliah yang diambilnya. Penilaian ini didasarkan pada:
  1. Partisipasi di kelas. Diskusi, pertanyaan, pembicaraan dalam diskusi, terutama dalam kelas-kelas seminar. Ini seringkali menjadi faktor yang sangat penting dalam penentuan nilai mahasiswa.
  2. Ujian tengah semester. Biasanya diadakan selama masa perkuliahan.
  3. Satu atau beberapa makalah atau karya tulis, atau laporan laboratorium.
  4. Tugas-tugas atau kuis. Kadang-kadang dosen mengadakan kuis mendadak yang tidak diumumkan sebelumnya. Ini tidak terlalu besar pengaruhnya terhadap nilai akhir, tetapi dimaksudkan agar mahasiswa selalu siap dan menaruh perhatian.
  5. Ujian akhir. Dilaksanakan beberapa waktu sesudah masa perkuliahan selesai.

Advanced placement

Beberapa college dan university memberikan bonus kredit kepada mahasiswanya untuk beberapa hal yang mereka kerjakan selama di high school. Beberapa sekolah juga memberikan dispensasi khusus kepada mereka yang terbukti memiliki kemampuan setara dengan kemampuan mahasiswa college pada bidang-bidang tertentu.
Ini berarti mahasiswa yang baru saja masuk ke college (freshman) dapat mengambil mata kuliah yang seharusnya diperuntukkan bagi mahasiswa tahun kedua (sophomore).
Pihak sekolah mungkin saja minta mahasiswa tersebut mengikuti tes khusus untuk membuktikan bahwa mahasiswa tadi dapat mengerjakan soal-soal bagi mahasiswa tahun kedua, atau mereka mengadakan tes lagi untuk mahasiswa yang meraih nilai sangat tinggi pada ujian masuk college. Calon-calon mahasiswa yang berprestasi tinggi di SLTA seringkali mendapat kesempatan ini.

0 komentar:

Poskan Komentar